Pelatihan Pencegahan dan Pengendalian Mikotoksin pada Bahan Pangan dan Pakan

Sep 03, 2017
admin

Mikotoksin adalah produk metabolit sekunder dari kapang yang pada situasi tertentu dapat berkembang pada pangan baik pangan asal tumbuhan maupun pangan asal hewan. Di negara tropis seperti Indonesia, kontaminasi mikotoksin sangat sulit untuk dihindari karena kondisi iklim dengan tingkat kelembaban, curah hujan dan suhu yang tinggi sangat mendukung pertumbuhan dan perkembangbiakan kapang penghasil mikotoksin. Beberapa jenis mikotoksin yang terdapat pada produk hasil pertanian, selain dapat membahayakan kesehatan manusia dan hewan, juga dapat menimbulkan masalah bagi perekonomian.Mikotoksin yang berbahaya, secara alami terdapat pada pangan, pakan dan lingkungan. Beberapa diantara mikotoksin tersebut berpotensi sebagai zat karsinogenik (pemicu kanker dan mutagenik (pemicu perubahan struktur gen). Oleh karena itu, kontaminasi mikotoksin pada bahan pangan harus dapat diminimalkan dengan melakukan suatu tindakan pengendalian dan pencegahan.

Nilai mikotoksin yang rendah dan memenuhi persyaratan mutu, tidak dapat diperoleh tanpa pengelolaan pra panen, panen, pasca panen serta pengontrolan kualitas yang memadai.  Pengetahuan mengenai pencegahan dan pengendalian mikotoksin pada bahan pangan dan pakan yang diperoleh personil penguji BPMB pada pelatihan yang dilaksanakan oleh SEAMEO Biotrop pada tanggal 22 sampai 25 Agustus 2017, diharapkan dapat menambah kompetensi BPMB sebagai laboratorium uji, khususnya tentang mikotoksin, organisme penghasil, mekanisme pembentukan, pengujian dan pengendaliannya. Hasil pengujian dan pengontrolan kualitas dari Laboratorium yang kompeten, dapat digunakan sebagai pendukung dalam pengambilan kebijakan oleh Pemerintah untuk mewujudkan ketersediaan pangan dan pakan yang memenuhi persyaratan mutu dan keamanan pangan.

 

1 2 3

No comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *